PANCALANG – Suasana syahdu dan penuh keberkahan menyelimuti Desa Rajawetan pada Minggu pagi (05/04). Masjid Jami’ Nurul Huda seolah tak kuasa menampung antusiasme warga yang hadir dalam gelaran Pengajian Dirosah Islamiyah ke-50 (Putaran ke-4) tingkat Kecamatan Pancalang. Momentum ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya ikatan ukhuwah masyarakat di bawah bimbingan KUA Kecamatan Pancalang.
Kegiatan yang digerakkan oleh KUA Pancalang ini bukan sekadar rutinitas keagamaan triwulanan, melainkan telah menjadi forum silaturahmi lintas sektoral terbesar yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat pemerintahan hingga jamaah majelis taklim dari pelosok desa.
Sinergi Lintas Sektoral yang Harmonis
Kehadiran para tokoh penting menambah kekhidmatan acara. Tampak hadir di barisan depan:
Kapolsek Pancalang dan Danramil Mandirancan-Pancalang.
Perwakilan Puskesmas Kecamatan Pancalang.
Ketua TP-PKK, Ketua Persit, dan Ketua Bhayangkari.
Kepala KUA Kecamatan Pancalang beserta jajaran staf dan Penyuluh Agama.
Ketua MUI Kecamatan Pancalang, para Kepala Desa, tokoh agama, serta pimpinan Majelis Taklim se-Kecamatan Pancalang.
Merawat Tradisi, Memberdayakan Umat
Mamat Rohmatullah, Penyuluh Agama Islam KUA Pancalang sekaligus Ketua Dirosah Islamiyah, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas istiqomahnya kegiatan ini yang telah berjalan selama 15 tahun sejak 2011.
"Memasuki tahun 2026, Dirosah Islamiyah terus konsisten menjadi wadah pemberdayaan. Kami melibatkan peran aktif ibu-ibu Majelis Taklim dalam setiap lini, mulai dari pembawa acara hingga tim paduan suara. Ini adalah ruh dari kegiatan kita yang harus terus kita jaga bersama," ungkapnya.
Apresiasi serupa datang dari Kepala Desa Rajawetan yang menyebut forum ini sebagai magnet pemersatu bangsa di tingkat kecamatan, di mana sekat-sekat sosial melebur dalam semangat menuntut ilmu.
Keberkahan Syawal dan Legalitas Majelis Taklim
Menghadirkan penceramah Ust. Maman Sumari (Guru MTsN 3 Kuningan & Pengasuh Ponpes Salsabila Cigugur), jamaah diajak untuk terus meningkatkan kualitas iman dan menjaga harmoni dalam kehidupan bertetangga.
Selain tausiyah, acara kali ini juga dirangkaikan dengan momen-momen istimewa:
Halal bi Halal: Mempererat tali maaf di suasana bulan Syawal.
Peresmian Masjid: Menandai rampungnya renovasi Masjid Jami’ Nurul Huda sebagai pusat peribadatan warga Rajawetan.
Penyerahan IJOP: KUA Pancalang menyerahkan Izin Operasional (IJOP) kepada sejumlah Majelis Taklim sebagai langkah penguatan administrasi dan legalitas lembaga keagamaan.
Antusiasme Tanpa Batas
Lautan jamaah yang memenuhi area dalam hingga pelataran luar masjid menjadi potret kerinduan masyarakat akan siraman rohani dan silaturahmi. Panitia pun bergerak sigap menyediakan fasilitas tambahan demi kenyamanan ribuan peserta yang hadir.
Dengan suksesnya putaran ke-50 ini, KUA Pancalang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai kantor urusan administrasi, tetapi sebagai jantung penggerak kehidupan beragama yang sejuk, moderat, dan menyatukan di Kecamatan Pancalang.


