PANCALANG – Program nasional "Masjid Ramah Pemudik" yang dicanangkan Kementerian Agama RI secara resmi telah berakhir pada tanggal 29 Maret 2026. Selama kurang lebih 18 hari, Masjid Al-Mir’at yang terletak di jalur strategis Jalan Raya Pancalang-Mandirancan, Desa Tajurbuntu, menjadi oase bagi ratusan musafir yang melintas di wilayah Kabupaten Kuningan.
Kegiatan ini diawali dengan peresmian pada 11 Maret dan mulai beroperasi penuh memberikan layanan kemanusiaan sejak 12 Maret hingga 29 Maret.
Masjid Al-Mir’at: Simbol Kedermawanan dan Pengabdian
Berdiri megah di Desa Tajurbuntu, Masjid Al-Mir’at merupakan bangunan yang didirikan oleh H. Soeteddy, seorang pengusaha sukses asal Kaliaren, Cilimus. Keindahan arsitektur, kebersihan yang terjaga, serta ketersediaan area parkir yang sangat luas menjadi daya tarik utama bagi para pemudik untuk singgah dengan tenang. Kehadiran masjid ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat kemaslahatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas, terutama para pejuang rindu yang sedang dalam perjalanan jauh dan membutuhkan tempat istirahat yang representatif.
Kolaborasi Lintas Sektoral dan Wilayah
Kesuksesan pelayanan di Masjid Al-Mir’at merupakan buah dari kolaborasi apik lintas instansi dan wilayah. KUA Kecamatan Pancalang bertindak sebagai koordinator lapangan dengan dukungan penuh dari KUA Kecamatan Pasawahan dan KUA Kecamatan Mandirancan dalam penugasan personel untuk memastikan layanan tetap prima.
Sinergi ini semakin kuat dengan keterlibatan aktif unsur pimpinan di tingkat kecamatan. Pihak Kecamatan Pancalang memberikan dukungan administratif dan pembinaan kewilayahan, sementara Kapolsek dan Danramil Pancalang menjamin sisi keamanan serta ketertiban di area masjid dan jalur mudik. Dukungan layanan kesehatan dasar juga disiagakan oleh Puskesmas Pancalang bagi pemudik yang mengalami kelelahan, didampingi oleh Pemerintah Desa Tajurbuntu sebagai tuan rumah yang memastikan operasional lingkungan berjalan lancar.
Apresiasi dan Penutup
Kepala KUA Pancalang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. "Keberhasilan ini adalah bukti nyata gotong royong. Terima kasih kepada Bapak Camat, Bapak Kapolsek, Bapak Danramil, Kepala Puskesmas, serta Kepala Desa Tajurbuntu yang telah bahu-membahu menyukseskan program ini. Terima kasih juga kepada keluarga besar H. Soeteddy dan DKM Al-Mir'at atas fasilitasi tempat yang luar biasa," ungkapnya.
Dengan berakhirnya masa operasional "Masjid Ramah Pemudik" tahun ini, diharapkan semangat kolaborasi antar instansi di Kecamatan Pancalang terus terjaga demi pelayanan masyarakat yang lebih prima di masa depan.


.jpeg)